8
25 Jun 2026 - 39 dilihat
Garut, Juni 2026 – Dalam upaya meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan kegiatan bertajuk “From Local to Global: Pendampingan Legalitas Usaha dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi UMKM Naik Kelas”. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, dengan melibatkan para pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional melalui kepemilikan legalitas usaha serta pemanfaatan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Legalitas usaha menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis, memperluas akses pasar, serta meningkatkan kepercayaan konsumen dan mitra usaha. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pendampingan terkait proses pengurusan Sertifikat Halal melalui SIHALAL, pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi halal, serta berbagai bentuk legalitas usaha lainnya yang diperlukan untuk mendukung pengembangan bisnis. Selain itu, peserta juga memperoleh pelatihan mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas usaha, mulai dari pembuatan konten promosi, desain pemasaran digital, penyusunan deskripsi produk, hingga strategi pemasaran yang lebih efektif.
Ketua tim PKM menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini memberikan peluang besar bagi UMKM untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas jangkauan pasar. Namun demikian, masih banyak pelaku usaha yang belum memahami cara memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan UMKM terhadap legalitas usaha sekaligus transformasi digital berbasis AI. “Melalui kegiatan ini, kami berharap para pelaku UMKM tidak hanya memiliki usaha yang legal dan tertib administrasi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi AI sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha. Dengan demikian, UMKM dapat berkembang dari pasar lokal menuju pasar yang lebih luas, bahkan berpeluang menembus pasar global,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para pelaku UMKM aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam menjalankan usaha, mulai dari proses pengurusan legalitas, pemasaran produk, hingga adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Pendampingan secara langsung juga membantu peserta memahami langkah-langkah praktis yang dapat diterapkan dalam usaha mereka masing-masing. Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung penguatan ekosistem UMKM yang lebih kompetitif, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan kepemilikan legalitas usaha yang memadai serta kemampuan memanfaatkan teknologi AI, UMKM di Desa Cikelet diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan layanan, memperluas jaringan pemasaran, serta bertransformasi menjadi pelaku usaha yang siap bersaing di era ekonomi digital.
Melalui semangat “From Local to Global”, kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong UMKM naik kelas serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.